Soal Pidato “Game of Thrones” Jokowi, EkonoUniversitas Indonesia Sepakat.

EKONOMI

Ekonom Universitas Indonesia Fithra Faisal Hastadi menyampaikan dirinya sepakat dengan pidato Jokowi di Bali tersebut. Ketika kita memainkan Game of Thrones, siapapun yang memainkan itu akan mati. Presiden Joko Widodo ( Jokowi) membuka Rapat Pleno Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018 dengan menghubungkan kondisi global terkini keadaan dengan serial televisi  Game of Thrones.

Dalam konteks trade war antara AS-Cina, kalau ini terus terjadi ada kontraksi output global 0,8 persen .Artinya lanjut dia,  ini sangat buruk bagi pelaku ekonomi atau bagi negara dalam konteks global. Sementara Trump dengan kebijakan yang sangat inliteral artinya ingin memaksakan itu, dalam konteks memenuhi janji-janji konsituennya.

Jadi, semuanya menderita dalam perang ini,” ucapnya. Fithra mengatakan, negara-negara di Asia paling terkena imbas dari perang dagang tersebut. Hal ini karena emerging market yang sangat mengandalkan perdagangan internasional. “Pak Jokowi mengatakan kita bakal menghadapi potensi besar, potensi besar itu ya krisis.

Dalam pidatonya, Jokowi menyebut-nyebut potensi yang akan dihadapi negara-negara global yang dikaitkan dengan dunia Game of Thrones mulai dari winter is coming, great house, iron thrones hingga evil winter. “Perang dagang semakin marak, dan inovasi teknologi mengakibatkan banyak industri terguncang. Negara-negara tengah tumbuh, juga sedang mengalami tekanan pasar yang besar. Dengan banyaknya masalah perekonomian dunia, sudah cukup bagi kita untuk mengatakan winter is coming,” kata Jokowi.

Leave a Reply