Perumnas Balaroa Amblas Pascagempa Palu

NEWS

Ada sekitar 900 kepala keluarga yang tinggal di kawasan ini. Perumnas Balaroa di Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah, amblas pasca-rangkaian gempa hingga bermagnitudo 7,4 yang melanda, Jumat (28/9/2018). Kawasan permukiman ini merupakan salah satu permukiman yang paling parah terdampak gempa. . Hampir seluruh rumah di perumahan ini hancur dan amblas hingga 20 meter. Tercatat, ada sekitar 90 warga yang diketahui tertimbun reruntuhan rumah. “Ada 90 sampai 100-an orang sudah dipastikan meninggal dunia berdasarkan laporan warga. Diperkirakan masih banyak lagi korban. Ratusan bahkan ribuan warga tertimbun yang tidak bisa kami angkat,” tuturnya.

Rumah-rumah warga di Perumnas Balaroa itu amblas tak lama setelah gempa bermagnitudo 7,4 terjadi. Dia mengatakan, hingga Senin pagi tadi, pada hari keempat pasca-gempa, belum ada bantuan sama sekali dari pemerintah. “Penanganan sampai sekarang dari pemerintah daerah atau pemerintah pusat belum ada sama sekali yang hadir. Kami butuh sekali logistik, tenda, air, kantung mayat, sepertinya mayat ada ratusan,” ungkapnya.

Lanjutkan membaca artikel di bawah Video Pilihan Kesaksian Warga Saat Gempa Bermagnitudo 7 Guncang Lombok Berdasarkan pantauan, lokasi perumahan pascabencana sulit untuk dijangkau, termasuk oleh alat berat. Perumahan ini terletak di lereng kawasan bukit dengan luas 10 hektar. Ada sekitar 4 RW di perumahan ini. Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Perumnas Balaroa Amblas Sedalam 20 Meter  .Ribuan Warga Tertimbun dan Tidak Bisa Angkat

Leave a Reply