Penjelasan Psikolog Mengapa Orang Berbohong

“Kebohongan yang diucapkan terus-menerus, niscaya akan dipercaya sebagai sebuah kebenaran  adlh pendaapat Petinggi Partai Nazi yang juga tangan kanan Adolf Hitler, Paul Joseph Goebbels, pernah membuat pernyataan kontroversial: “.Kebohongan sengaja diciptakan untuk memanipulasi publik, agar kepentingan politik Nazi dapat dicapai dengan mudah. Seseorang untuk melakukan sebuah kebohong menurut psikolog  dari Universitas Sebelas Maret, Laelatus Syifa, memberikan gambaran tentang berbagai motif yang membuat orang berkata tidak sebenarnya.

“Berbohong juga kadang digunakan sebagai sarana untuk menyelamatkan muka, agar kita tidak berada di posisi yang merugikan diri kita sendiri. Berbohong merupakan tindakan manipulasi data yang dilakukan secara sadar agar lawan bicara percaya dengan apa yang kita katakan.

Menurut Laelatus, tidak ada kebohongan yang dilakukan dengan tidak sadar. Adapun, yang ada hanyalah kebohongan yang sudah menjadi kebiasaan. “Berbohong sebenarnya adalah proses yang kompleks, karena pernyataan satu akan membutuhkan pernyataan yang lain.Kebohongan adalah fakta baru yang coba dikonstruksikan oleh pelaku, yang butuh dikuatkan oleh fakta lain. Tanda seseorang berbohong Seseorang yang menyatakan sesuatu dengan tidak jujur biasanya akan membutuhkan waktu lebih saat memberikan jawaban. “Membuat kebohongan itu merupakan hal yang kompleks dan rumit. Jadi mereka tampak mikir dulu dengan menunda menjawab, butuh waktu jeda. Hal itu diiringi dengan raut muka atau intonasi kalimat yang menunjukkan ketidakyakinan, atau perasaan ragu. Karena itu, menurut Laelatus, ada satu celah yang harus dicari untuk mengetahui kebohongan seseorang. Celah itu adalah terkait pernyataan mereka konsisten atau tidak. “Hal yang paling bisa kita lakukan untuk melihat seseorang berbohong atau tidak adalah dari kekonsistenan cerita mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares