Manfaat Tidur Telanjang Bagi Kesehatan Tubuh

LIFESTYLE

Manfaat baik bagi tubuh jika tidur dalam keadaan telanjang  . Selain itu, semua penjelasan tentang saran ini pun didasari alasan ilmiah. Laman 360nobs merangkum lima keuntungan utama yang dapat dirasakan dengan membiasakan diri tidur tanpa busana.

1. Membantu kehidupan seksual

Tak banyak hal yang bisa menggantikan kenikmatan tidur bersama orang yang kita cintai, sambil merasakan kulitnya menempel di tubuh kita. Kontak kulit ke kulit bagi pasangan kekasih membuat tubuh melepas hormon endorfin, semacam oksitosin -yang juga dikenal sebagai hormon pelukan. Keadaan ini akan mendorong kita masuk dalam mood seks yang lebih dalam.

2. Menurunkan berat badan

Tubuh memiliki dua jenis lemak, yakni putih dan coklat.  Lemak coklat mengumpulkan panas dan bisa membantu pembakaran kalori saat terlelap. Penelitian lain yang dipublikasikan dalam jurnal Trends in Endocrinology and Metabolism menyebutkan, ruang tidur yang lebih dingin mendorong pembakaran kalori lebih besar 30 persen. 3. Kesehatan organ intim  Peneliti di Universitas California, Los Angeles mengungkap, tidur malam hanya mengenakan pakaian dalam -misalnya celana dalam ketat, akan memicu munculnya tempat berkembang biaknya bakteri. Di sisi lain, bagi kaum perempuan, tidur telanjang memungkinkan vagina bernafas dan mendapatkan “udara segar”. Kondisi ini pun menghambat munculnya bakteri jahat dan mereduksi kondisi yang tak seimbang di organ intim.

4. Bagus bagi sperma

Sementara bagi kaum pria, tidur telanjang mampu membuat produktivitas sperma bertambah. Hal ini menjadi pilihan baik bagi pasangan yang sedang mendamba-dambakan kehadiran buah hati. Sebuah penelitian di Finlandia mengungkap, ketika udara di sekitar penis menghangat, kualitas sperma pun akan terganggu. Selanjutnya, para peneliti percaya tidur dengan pakaian meningkatkan kemungkinan lecet, iritasi, atau infeksi bakteri di organ intim tersebut.

5. Kualitas tidur

Ada sejumlah penelituan yang membuktikan, orang yang lebih nyaman tidur di lokasi yang dingin daripada panas. Ketika suhu tubuh menurun kala kita tertidur, maka level hormon kartisol pun menurun, sementara level melatonin bertambah. Alasan ini pun yang menjawab mengapa ketika kita kepanasan, muncul perasaan gelisah hingga sulit tidur. Mungkin Anda Kurang Tidur Mengenakan piyami atau pakaian tidur lain sebelum terlelap di bawah selimut tebal akan berimbas pada penurunan suhu tubuh yang natural, hingga kita tak lelap. Namun, tak seharusnya pula terlelap dalam ruang yang terlampau dingin. Terlalu dingin pun membuat kita sulit tidur nyenyak. Meskipun tidak ada suhu yang disebut sempurna untuk tidur yang nyenyak, para ilmuwan  menyarankan untuk tidur pada suhu sekitar 25-35 derajat celcius.

Leave a Reply