Heboh Masyarakat Minta Vaksin Pneumonia Ini Tanggapan Perhimpunan Dokter Paru

HOT NEWS KESEHATAN

https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 17 481 2154259 heboh-masyarakat-minta-vaksin-pneumonia-ini-tanggapan-perhimpunan-dokter-paru-g1bDEHW8y0.jpgIlustrasi (Foto : Dailyiowan)

Wabah pneumonia yang menyerang Wuhan, China telah menggemparkan dunia. Alhasil banyak masyarakat yang berbondong-bondong melakukan vaksinasi untuk mencegah terjadinya penyakit menular berbahaya ini.

Seperti diketahui pneumonia adalah infeksi atau peradangan akut di jaringan paru yang disebabkan oleh berbagai mikroorganisme seperti bakteri, virus, parasit, jamur, paparan bahan kimia atau kerusakan fisik paru.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Dr. dr. Agus Dwi Susanto, Sp.P(K) menjelaskan bahwa vaksin yang beredar saat ini belum bisa memproteksi manusia dari kuman-kuman yang tengah mewabah di China.

“Vaksin yang beredar itu hanya memproteksi bakteri tertentu saja, namun tidak untuk bakteri yang lain,” terang dr. Agus

Dokter Agus

Lebih lanjut dr. Agus mengatakan bagi masyarakat yang ingin melakukan vaksinasi pneumonia boleh saja dilakukan. Tapi vaksin tersebut hanya akan bekerja pada beberapa virus sesuai dengan apa yang tertera di kemasan.

“Kalau dia vaksin untuk pneumokokus ya hanya pneumokokus, dan untuk Haemophilus Influenzae type B (HIB) ya HIB saja. Vaksin pneumokokus saja tidak bisa memproteksi semua jenis pneumokokus karena tipenya pun banyak,” lanjutnya.

Dokter Agus pun mengimbau agar masyarakat jangan termakan perihal anjuran harus vaksin untuk menghindari wabah penyakit pneumonia yang sedang mewabah. Ia pun menyarankan usia ideal bagi seseorang yang ingin melakukan vaksin pneumonia.

“Pada usia berapa aja bisa, tapi dianjurkan pada usia yang rentan di atas 60 tahun. Pasalnya usia segitu imunitas tubuh akan menurun. Selain itu populasi yang memiliki Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) boleh diberi vaksin pneumokokus karena efek PPOK-nya bisa karena pneumonia,” tuntasnya.

Leave a Reply