Dalam Rangka Menghadapi Dinamika Perekonomian Global The Fed Koordinasi dengan Indonesia

Koordinasi juga akan dilakukan secara intensif dengan Bank Indonesia selaku bank sentral di Indonesia. Bank sentral Amerika Serikat Federal Reserve atau The Fed berjanji untuk terus berkoordinasi dengan bank sentral negara lain dalam rangka menghadapi dinamika perekonomian global. “Komunikasi adalah hal penting untuk mendapatkan perspektif dan pandangan dari negara lain. Sekaligus untuk menentukan kebijakan dan memberi perkiraan ke pasar.

The Fed akan terus menaikkan suku bunga acuannya atau Fed Fund Rate secara bertahap selama beberapa waktu ke depan. Kebijakan tersebut ditempuh mengingat pulihnya kondisi perekonomian di AS yang diperkirakan akan terus tumbuh dan menguat hingga beberapa tahun lagi. Tingkat pengangguran AS saat ini mencapai titik terendah sejak beberapa tahun terakhir, yakni sebesar 3,7 persen. Sementara tingkat inflasi juga terjaga, yakni masih di kisaran 2 persen. Perkiraan ke depan, ekonomi AS akan semakin kuat dengan sejumlah stimulus fiskal yang dilakukan otoritas di sana. Pertumbuhan ekonomi AS tahun ini bisa meningkat sampai 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan 2,5 persen pada 2019 mendatang.

Di sisi lain, kenaikan Fed Fund Rate turut berdampak terhadap perekonomian di negara lain, terutama negara berkembang. Perlu berkomunikasi dan berkoordinasi dengan negara lain karena ekonomi dunia kini saling terhubung, sehingga dampak negatif di suatu negara bukan tidak mungkin berdampak juga ke negara lain. “Dengan saling terhubungnya ekonomi dunia, kebijakan AS dapat berpengaruh pada ekonomi global, dan pada gilirannya dapat kembali mempengaruhi ekonomi di AS.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengapresiasi komitmen Williams untuk terus berkoordinasi dengan negara berkembang. Melalui koordinasi tersebut, Perry memastikan para pengambil kebijakan bisa mendapat gambaran utuh mengenai langkah ke depan dan antisipasi terhadap potensi risiko lainnya. “Saat ini, ekonomi Indonesia masih stabil dan berdaya tahan, tercermin dari pertumbuhan ekonomi dan inflasi yang baik serta stabilitas sistem keuangan yang terjaga. Namun, tetap harus memperhatikan pengaruh ekonomi global,” ujar Perry. Selain itu, komunikasi antarnegara dinilai Perry dapat mengurangi ketidakpastian yang selama ini meliputi berbagai negara di dunia. Masing-masing negara melalui diskusi dan pertemuan dapat saling memahami kebijakan di antara mereka sehingga bisa mengantisipasi dampak dari kebijakan yang berpengaruh terhadap ekonomi global pada umumnya.

Untuk Info/Beli /Order produk Satuan (register dulu) klik :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares