BI Sebut UMKM Kreatif di Indonesia Bisa Kalahkan Alibaba

Uncategorized

Kepala Departemen Pengembangan UMKM Yunita Resmi Sari memberikan informasi kepada media di Gedung BI, Kamis (17/7/2018).

Bank Indonesia mengungkapkan, saat ini jumlah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kreatif mencapai 8,2 juta. Menghasilkan beberapa hal untuk berkembang bersama dengan semakin luasnya waktu. Kepala Departemen Pengembangan UMKM BI Yunita Resmi Sari mengatakan, saat ini pihaknya sedang menggodok konsep UMKM Go Online untuk membangun seluruh potensi kreatif yang ada.

Menurutnya, jika terhitung 8,2 juta UMKM kreatif di Indonesia telah menjadi satu platform online, bisa mengalahkan raksasa e-commerce asal China, Alibaba. “Kita dengan pemerintah berinisiatif untuk UMKM Go Online. Kalau UMKM kreatif 8 juta masuk e-commerce, Alibaba bisa kalah,” jelas Yunita saat memberikan keterangan kepada wartawan di Gedung BI, Selasa (17/7/2018).

sayangnya, pengembangan UMKM kreatif di Indonesia belum maksimal. Saat ini, mencakup UMKM kreatif terhadap PDB baru 9,87 persen. Sejuk, UMKM kreatif dimaksudkan sebagai UMKM yang sangat potensial untuk dapat mendorong pertumbuhan ekonomi. Dibandingkan dengan komoditas, UMKM memiliki pasar dan potensi ekspor yang lebih luas. Selain itu, UMKM kreatif juga dapat menjadi kegiatan baru di daerah-daerah. “UMKM kreatif bisa menjadi kegiatan baru di daerah, selain itu, kita harus kembangakan ekonomi khas dan unik yang susah ditiru, jika hanya mengandalkan sumber daya alam nanti abis,” sebut Yunita. Potensi ekspor UMKM kreatif kontrasitas terus meningkat. Saat ini, nilai potensi ekspor UMKM kreatif sesuai 19,9 juta dollar AS. Selain itu, dari segi jumlah, dalam 5 tahun terakhir, UMKM kreatif terus tumbuh di kisaran 4,6 persen per tahun. Namun, UMKM kreatif yang memiliki potensi ekspor harus menghadapi masalah tersendiri. Isu hak cipta kerap kali menjadi batu pasir bagi UMKM kreatif untuk mengembangkan bisnis ke pasar internasional. Banyak negara tujuan ekspor yang kemudian ditemukan menjiplak atau meniru hasil produksi UMKM kreatif Indonesia. “Salah satu masalah UMKM kita adalah frekuensi hak cipta. Bagaimana ya? Mereka bilang sudah bikin tapi di luar dijiplak. Mereka bilang enggak usah ekspor Bu, di sini saja. Jadi, kami bekerja sama dengan Kementerian Hukum dan HAM untuk HAKI (untuk proteksi hak cipta). Ini (bagian dari) insentif bagi UMKM agar berkembang, “jelas Yunita. Isu hak cipta kerap kali menjadi batu pasir bagi UMKM kreatif untuk mengembangkan bisnis ke pasar internasional. Banyak negara tujuan ekspor yang kemudian ditemukan menjiplak atau meniru hasil produksi UMKM kreatif Indonesia. “Salah satu masalah UMKM kita adalah frekuensi hak cipta. Bagaimana ya? Mereka bilang sudah bikin tapi di luar dijiplak. Mereka bilang enggak usah ekspor Bu, di sini saja. Jadi, kami bekerja sama dengan Kementerian Hukum dan HAM untuk HAKI (untuk proteksi hak cipta). Ini (bagian dari) insentif bagi UMKM agar berkembang, “jelas Yunita. Isu hak cipta kerap kali menjadi batu pasir bagi UMKM kreatif untuk mengembangkan bisnis ke pasar internasional. Banyak negara tujuan ekspor yang kemudian ditemukan menjiplak atau meniru hasil produksi UMKM kreatif Indonesia. “Salah satu masalah UMKM kita adalah frekuensi hak cipta. Bagaimana ya? Mereka bilang sudah bikin tapi di luar dijiplak. Mereka bilang enggak usah ekspor Bu, di sini saja. Jadi, kami bekerja sama dengan Kementerian Hukum dan HAM untuk HAKI (untuk proteksi hak cipta). Ini (bagian dari) insentif bagi UMKM agar berkembang, “jelas Yunita. “Salah satu masalah UMKM kita adalah frekuensi hak cipta. Bagaimana ya? Mereka bilang sudah bikin tapi di luar dijiplak. Mereka bilang enggak usah ekspor Bu, di sini saja. Jadi, kami bekerja sama dengan Kementerian Hukum dan HAM untuk HAKI (untuk proteksi hak cipta). Ini (bagian dari) insentif bagi UMKM agar berkembang, “jelas Yunita. “Salah satu masalah UMKM kita adalah frekuensi hak cipta. Bagaimana ya? Mereka bilang sudah bikin tapi di luar dijiplak. Mereka bilang enggak usah ekspor Bu, di sini saja. Jadi, kami bekerja sama dengan Kementerian Hukum dan HAM untuk HAKI (untuk proteksi hak cipta). Ini (bagian dari) insentif bagi UMKM agar berkembang, “jelas Yunita.

Slimming Candy (Permen Pelangsing) http://idx8.xyz/r/1180/63739/

Masker Wajah (Skinlight Spirulina)   http://idx7.xyz/r/1198/63739/    

Cara mudah untuk membuat situs web sendiri: https://client.dewaweb.com/aff.php?aff=2
Kartu chip ajaib penghemat pulsa   http://idt8.com/r/1253/63739

http://idt8.com/r/1447/63739/

 

Leave a Reply