10 Manfaat Ikan Lele untuk Kesehatan Kaya Nutrisi Penting

HOT NEWS KESEHATAN
ikan lele
Ilustrasi lele./Copyright shutterstock.com/g/daffodilred

Manfaat ikan lele bisa sangat menyehatkan dan aman dikonsumsi. Lele merupakan jenis ikan air tawar yang sering ditemukan dalam berbagai olahan makanan. Pecel lele menjadi salah satu menu favorit di Indonesia. Lele juga sangat mudah dibudidaya. 

Lele dianggap lebih sehat dari ikan lain, karena lele biasanya dijual dalam keadaan segar dan hidup sehingga tak ada alasan untuk mengonsumsi lele berformalin. Manfaat ikan lele dikenal kaya akan vitamin, mineral, dan asam lemak omega.

Salah satu manfaat ikan lele sebagai makanan sehat adalah ikan ini sangat rendah merkuri. Ikan lele yang diternakkan kemungkinan hanya dibiarkan tumbuh hingga titik tertentu. Ini membuat lele tidak berpotensi menelan merkuri di air yang terkontaminasi.

Jika Anda ingin memenuhi asupan nutrisi sehat secara keseluruhan, Anda bisa mendapatkannya melalui manfaat ikan lele. Ada banyak manfaat ikan lele yang bisa di dapat. Berikut 10 manfaat ikan lele yang berhasil liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu(11/12/2019).


Tinggi protein dan cocok untuk diet

Ilustrasi ikan lele
Ilustrasi ikan lele (Sumber: Istockphoto)

Tinggi protein

Ikan lele merupakan sumber protein yang sangat besar. Dalam protein lele, ada asam amino esensial lisin, metionin, dan leusin. Ikan lele memiliki protein lebih tinggi daripada protein dalam susu dan daging lainnya. Protein adalah komponen penting dari setiap sel dalam tubuh.

Tubuh Anda menggunakan protein untuk membangun dan memperbaiki jaringan. Anda juga menggunakan protein untuk membuat enzim, hormon, dan bahan kimia tubuh lainnya. Protein adalah bahan penyusun tulang, otot, tulang rawan, kulit, dan darah yang penting.

Cocok untuk diet

Manfaat ikan lele juga bisa digunakan dalam diet sehat. Karena kaya protein, lele cocok dimasukkan sebagai makanan diet. Protein adalah makanan yang paling mengenyangkan. Pola makan tinggi protein mengurangi rasa lapar, membantumu makan lebih sedikit kalori. Ini disebabkan oleh peningkatan fungsi hormon pengatur berat badan.

Membangun otot dan tulang

Ilustrasi olahraga
Ilustrasi olahraga (iStockphoto)

Membangun otot

Protein juga berperan dalam pembentukan otot. Oleh karena itu, makan protein dalam jumlah yang cukup membantu mempertahankan massa otot dan meningkatkan pertumbuhan otot saat jika diimbangi dengan olahraga rutin. Menjaga asupan protein tetap tinggi juga dapat membantu mencegah kehilangan otot selama penurunan berat badan.

Kuatkan tulang

Ikan lele kaya akan vitamin dan mineral yang menguatkan tulang. Ikan adalah sumber vitamin D yang penting untuk menyerap kalsium pembentuk tulang. Lele juga mengandung fosfor yang lebih tinggi dari telur. Fosfor berperan mendukung kesehatan tulang, gusi dan gigi. Protein dalam lele juga memiliki manfaat besar bagi kesehatan tulang.

Orang yang makan lebih banyak protein cenderung mempertahankan massa tulang lebih baik seiring bertambahnya usia dan memiliki risiko osteoporosis dan patah tulang yang jauh lebih rendah. Vitamin B12 pada ikan lele juga memainkan peran penting dalam kesehatan tulang. Kadar vitamin B12 yang rendah adar vitamin rendah dalam darah ini telah dikaitkan dengan peningkatan risiko osteoporosis.


Cegah anemia dan penyakit jantung

Ilustrasi penyakit jantung
Ilustrasi penyakit jantung (foto: shutterstock)

Cegah anemia

Saat mengalami anemia, tubuh tidak memiliki cukup sel darah merah untuk mengangkut oksigen ke organ vital. Ikan lele juga merupakan sumber vitamin B12 yang baik. Vitamin B12 berperan penting dalam membantu tubuh memproduksi sel darah merah.

Kadar vitamin B12 yang rendah menyebabkan pengurangan pembentukan sel darah merah. Mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin B12 dapat mencegah anemia dan meringankan gejalanya.

Cegah penyakit jantung

Asam lemak omega-3 telah dikaitkan dengan banyak manfaat untuk kesehatan jantung. Omega-3 dapat menyebabkan pengurangan besar dalam trigliserida dan tekanan darah. mega-3 dapat meningkatkan kadar kolesterol HDL “baik”.

Mengonsumsi makanan kaya akan omega-3 dapat mencegah trombosit darah menggumpal yang berbahaya bagi kesehatan jantung. Beberapa penelitian mencatat bahwa asupan protein tinggi juga dapat menurunkan tekanan darah.

Sehatkan otak dan kulit

Ilustrasi Otak
Ilustrasi Otak (iStockPhoto)

Sehatkan otak

Vitamin B12 dapat berperan dalam mencegah atrofi otak atau hilangnya neuron di otak dan sering dikaitkan dengan kehilangan memori atau demensia. Kombinasi vitamin B12 dengan asam lemak omega-3 dapat memperlambat penurunan daya ingat. asupan omega-3 yang lebih tinggi dengan penurunan penurunan mental terkait usia dan penurunan risiko penyakit Alzheimer.

Sehatkan kulit

kadar vitamin B12 yang rendah dapat menyebabkan berbagai gejala dermatologis, termasuk hiperpigmentasi, perubahan warna kuku, perubahan rambut, vitiligo, dan sudut mulut meradang dan pecah. Konsumsi lele dapat mencegah kekurangan vitamin B12 ini.

Asam lemak omega-3 dalam lele juga mengbasulkan DHA yang merupakan komponen struktural kulit. DHA bertanggung jawab untuk kesehatan selaput sel, yang membentuk sebagian besar kulit. Membran sel yang sehat menghasilkan kulit yang lembut, lembab, kenyal, dan bebas kerut.6


Baik untuk kehamilan dan cegah peradangan

Nutrisi Ibu Hamil
Ilustrasi/copyright shutterstock.com

Baik untuk kehamilan

Ikan lele juga tinggi akan asam lemak omega-3. Omega-3 sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan otak pada bayi. Omega-3 ini terdiri dari DHA yang menyumbang 40% dari asam lemak tak jenuh ganda di otak dan 60% di retina mata.

Mendapatkan cukup omega-3 selama kehamilan dikaitkan dengan banyak manfaat untuk anak termasuk kecerdasan, keterampilan komunikasi dan sosial yang lebih baik, risiko penurunan keterlambatan perkembangan, hingga mengurangi risiko ADHD, autisme dan cerebral palsy.

Kadar vitamin B12 dalam lele juga sangat penting untuk kehamilan yang sehat. Studi menunjukkan bahwa otak dan sistem saraf janin membutuhkan kadar B12 yang cukup dari ibu untuk berkembang dengan baik. Vitamin D pada lele juga bisa mencegah risiko preeklampsia dan melahirkan prematur.

Cegah peradangan

Ssam lemak omega-3 pada lele dapat mengurangi produksi molekul dan zat yang terkait dengan peradangan, seperti peradangan eikosanoid dan sitokin. Omega-3 dapat mengurangi peradangan kronis, yang dapat berkontribusi pada penyakit jantung, kanker, dan berbagai penyakit lainnya. Protein dalam lele juga dapat membantu tubuh memperbaiki sel-selnya saat sakit atau terluka. Protein membentuk blok bangunan utama dari jaringan dan organ.

Leave a Reply