10 Gejala Penyakit Tiroid yang Tak Boleh Disepelekan, Bahayakan Kesehatan

HOT NEWS KESEHATAN
Kelenjar tiroid (iStock)
Ilustrasi kelenjar tiroid (iStockphoto)

 Tiroid adalah kelenjar yang ditemukan di bagian depan leher di bawah laring, atau kotak suara dan memiliki dua lobus, satu di setiap sisi batang tenggorokan. Tiroid berwarna kecoklatan-merah, tiroid kaya dengan pembuluh darah. Saraf penting untuk kualitas suara juga melewati tiroid.

Tiroid mengeluarkan beberapa hormon, yang secara kolektif disebut hormon tiroid. Hormon tiroid mengatur metabolisme, atau cara tubuh menggunakan energi. Jika kadar tiroksin rendah, banyak fungsi tubuh melambat.

Gangguan tiroid dapat mengganggu sistem metabolisme tubuh. Beberapa kelainan yang berbeda dapat muncul ketika tiroid Anda menghasilkan terlalu banyak hormon (hipertiroidisme) atau tidak cukup hormon (hipotiroidisme). Empat gangguan umum tiroid adalah penyakit Hashimoto, penyakit Graves, gondok, dan nodul tiroid.

Penyakit tiroid secara umum menimbulkan sejumlah gejala. Tanda-tanda ini patut diwaspadai dan tak boleh diabaikan begitu saja. Beberapa gejala bahkan tak disadari sejak dini.

Berikut gejala penyakit tiroid yang berhasil dirangkum dari berbagai sumber, Jumat(7/2/2020).


Gejala Penyakit Tiroid

Stres - sakit kepala - lelah (iStock)
Ilustrasi lelah (iStockphoto)

Merasa kelelahan

Merasa lelah dan tidak memiliki energi adalah masalah yang terkait dengan banyak kondisi, tetapi mereka sangat terkait dengan hipotiroidisme, kelainan yang disebabkan oleh terlalu sedikit hormon tiroid. Jika Anda masih lelah di pagi hari atau sepanjang hari setelah tidur semalaman, itu adalah petunjuk bahwa tiroid mungkin kurang aktif.

Hormon tiroid yang terlalu sedikit mengalir melalui aliran darah dan sel-sel berarti otot-otot tidak mendapatkan sinyal yang mendukung.

Perubahan mood

Sering merasa down atau sedih juga bisa menjadi gejala hipotiroidisme. Ini karena produksi hormon tiroid yang terlalu sedikit dapat berdampak pada kadar serotonin. Serotonin merupakan hormon yang memicu rasa bahagia. Dengan tiroid yang kurang aktif, kondisi ini bisa menurunkan suasana hati.

Rasa gelisah juga bisa jadi tanda adanya hipertiroidisme, ini karena kelenjar tiroid menghasilkan terlalu banyak hormon tiroid.


Gejala Penyakit Tiroid

Sakit perut asam lambung
Ilustrasi pencernaan (Foto: Africa Studio/ Shutterstock)

Masalah pencernaan

Penderita hipotiroidisme kadang mengeluh mengalami sembelit. Gangguan dalam produksi hormon kemungkinan menyebabkan perlambatan proses pencernaan. Di sisi lain spektrum, kelenjar tiroid atau hipertiroidisme yang terlalu aktif dapat menyebabkan diare atau pergerakan usus yang lebih sering.

Kesemutan dan mati rasa

Kesemutan atau mati rasa bisa timbul saat melakukan berbagai aktivitas seperti olahraga, duduk atau berdiri terlalu lama. Namun, jika Anda merasakan kesemutan atau mati rasa tiba-tiba di lengan, kaki, atau tangan, itu bisa menjadi tanda hipotiroidisme. Seiring waktu, memproduksi terlalu sedikit hormon tiroid dapat merusak saraf yang mengirim sinyal dari otak dan sumsum tulang belakang ke seluruh tubuh.4


Gejala Penyakit Tiroid

Ilustrasi Sakit Flu dan Demam
Ilustrasi Suhu tubuh (iStockphoto)

Perubahan suhu tubuh ekstrem

Merasa dingin atau kedinginan dikaitkan dengan hipotiroidisme. Sistem melambat yang disebabkan oleh tiroid yang kurang aktif membuat lebih sedikit energi yang dibakar oleh sel. Lebih sedikit energi sama dengan lebih sedikit panas dalam tubuh.

Di sisi lain, tiroid yang terlalu aktif membuat sel penghasil energi menjadi overdrive. Itu sebabnya penderita hipertiroidisme terkadang merasa terlalu panas atau berkeringat banyak.

Perubahan suara dan benjolan

Perubahan suara atau benjolan di tenggorokan bisa menjadi tanda gangguan tiroid. Salah satu cara untuk memeriksanya adalah dengan memperhatikan leher untuk melihat apakah ada tanda-tanda pembengkakan tiroid.

Gunakan cermin tangan, perhatikan tenggorokan saat minum air. Cari tonjolan di area tiroid yang berada di bawah jakun. Jika Anda melihat sesuatu yang bengkak atau mencurigakan, temui dokter.


Gejala Penyakit Tiroid

[fimela] berat badan
Ilustrasi berat badan dan diet | unsplash.com/@yunmai

Perubahan berat badan signifikan

kenaikan berat badan adalah salah satu tanda utama adanya gangguan tiroid. Kenaikan berat badan ini biasanya tak didasari alasan yang jelas dan sulit diturunkan kembali meski sudah berolahraga dan diet. Ini karena karena tiroid yang kurang aktif atau hipotiroidisme. Sementara itu, penurunan berat badan yang tiba-tiba dapat menandakan hipertiroidisme.

Haid tidak teratur

Gangguan tiroid pada wanita dapat menyebabkan haid tidak teratur. Jika siklus menstruasi seorang wanita normal mulai menjadi lebih sering dan lebih ringan, itu bisa menjadi tanda tiroid yang terlalu aktif.


Gejala Penyakit Tiroid

Rambut Rontok
Ilustrasi rambut rontok. (Unsplash.com/Kyle Johnson).

Kulit kering dan rambut rapuh

Ketika tiroid kurang aktif, kulit diketahui menjadi lebih kering dari biasanya. Ini bisa berhubungan dengan kesehatan sel-sel kulit dan kelenjar sebaceous secara keseluruhan. Masalah rambut, yang juga bisa berarti kerontokan rambut, dapat terjadi kemudian setelah tiroid mengalami kerusakan selama beberapa waktu. Jika tiroid terlalu aktif, kulit juga mungkin terlihat lebih berminyak, dan rambut jadi lebih mudah rontok.

Kelemahan dan Nyeri pada Otot dan Sendi

Hormon tiroid yang rendah membalik saklar metabolisme menuju katabolisme, yaitu ketika tubuh memecah jaringan tubuh seperti otot untuk energi. Selama katabolisme, kekuatan otot menurun, berpotensi menyebabkan perasaan lemah. Proses memecah jaringan otot juga dapat menyebabkan rasa sakit.

Leave a Reply